UNIMUDA Sorong Mengadakan Kajian Islam Isra' Mi'raj 👁️️ 95
Peristiwa Isra’ Mi’raj 1447 tahun yang silam, bukanlah suatu peristiwa biasa yang hilang tanpa bekas begitu saja. Melainkan sebuah peristiwa luar biasa bahkan tercatat dalam sejarah peradaban Islam. Peristiwa itu menggambarkan batas keimanan muslim sejati, dimana kejadiannya sangat di luar akal manusia di kala itu, yaitu sebuah perjalanan jutaan hingga milyaran kilometer yang ditempuh oleh seorang manusia secara jasmani dan rohani dalam satu malam saja bahkan tidak hanya itu, beliau dipertemukan dengan para Nabi sebelumnya yang sudah wafat serta mampu berkomunikasi secara langsung dan kejadian luar biasa lainnya. Maka peristiwa Isra’ Mi’raj hanya akan diyakini oleh orang-orang beriman saja termasuk juga sampai detik ini.
Peristiwa tersebut memang kejadian di luar akal manusia, akan tetapi ada hikmah yang harus diambi sebagai pelajaran hidup bagi segenap manusia. Salah satu plot dari peristiwa tersebut yang detik ini masih ada yaitu shalat lima waktu. Perintah shalat lima waktu hanya diperuntukkan bagi umat Nabi Muhammad SAW, yang awalnya 50 waktu hingga berubah menjadi 5 waktu saja atas saran Nabi Musa AS. Kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk memohon keringanan kepada Allah SWT. kondisi umatnya yang lemah.
Telah banyak sabda Rasulullah tentang larangan meninggalkan shalat dalam kondisi apapun serta keutamaan bagi seorang beriman dalam menjaga shalat. Kita semua sebagai generasi penerus nabi dan para sahabatnya harus memegang teguh ajarannya, sebab dengan menjalankan ibadah shalat, hidup seorang mukmin akan terjaga dari perbuatan keji dan munkar, dimana 2 perbuatan tersebut merupakan kegelapan dalam hidup di dunia. Maka tidak ada jalan bagi seorang muknin untuk mendapatkan cahaya dalam kehidupan dunia yang penuh kegelapan ini, kecuali dengan menegakkan shalat dalam setiap aspek kehidupan. Oleh karena itu, Lembaga Al Islam Kemuhammadiyah (LAIK) UNIMUDA Sorong mengadakan kajian Islam tentang Isra’ Mi’raj yang erat kaitannya dengan ibadah Salat pada hari Rabu, 21 Januari 2026 via zoom pukul 20.00 – 22.30 WIT dengan narasumber ustadz Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. yang diikuti peserta sebanyak 163 jama’ah yang terdiri dosen, karyawan, mahasiswa UNIMUDA Sorong dan warga Muhammadiyah.